Home / Pembangunan Daerah / Kabupaten Karimun Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua Hingga 80%

pembangunan-daerah

Kabupaten Karimun Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua Hingga 80%

Kabupaten Karimun Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua Hingga 80%

Bupati Karimun mengimbau warganya untuk melakukan vaksinasi dosis kedua


Karimun - Capaian vaksinasi Covid-19 untuk dosis kedua di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau masih belum mencapai target. Padahal, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian telah minta agar daerah mengejar target vaksinasi di daerah masing-masing. Mendagri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Dukungan Percepatan Vaksinasi dan Pembayaran Tenaga Kesehatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021. Surat bernomor 900/7120/SJ tersebut ditujukan kepada gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia. 

Di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, capaian vaksin dosis kedua diketahui masih berada di angka 60 persen atau belum mencapai target dari total jumlah warga yang wajib divaksinasi yakni sebanyak 171 ribu orang.

Masih belum tercapainya target vaksinasi dosis kedua itu ditanggapi serius oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq. Dikutip dari jurnalterkini.id, Aunur mengaku akan segera melakukan percepatan vaksinasi untuk dosis kedua.

“Kita akan terus dorong capaian vaksinasi dosis kedua agar bisa mencapai target di angka 70 sampai 80 persen,” ujar Bupati Rafiq, Senin (20/12/2021).

Rafiq menyebut pihaknya saat ini akan mendorong capaian vaksinasi dosis kedua agar bisa mencapai target di akhir Desember 2021. “Mudah-mudahan, dalam bulan Desember ini dengan disejalankannya vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun maka vaksinasi dosis kedua dapat mencapai target sebesar 70 sampai 80 persen,” kata Rafiq.

Dari angka target vaksinasi dosis kedua itu, kata Bupati, artinya masih ada sekitar 30 ribu orang yang belum menerima penyuntikan vaksin dosis kedua. “Sekarang capaian vaksinasi dosis kedua kita 60 persen, jadi masih ada 20 persen atau sekitar 30 ribu orang yang belum divaksin dosis kedua, ini yang harus kita kejar,” katanya.

Dengan kondisi itu, Bupati mengimbau warganya yang sudah divaksinasi Covid-19 dosis pertama untuk segera datang ke Puskesmas atau posko vaksinasi terdekat untuk melakukan vaksinasi dosis kedua sesuai tanggal yang ditetapkan.

Menurutnya, jika hanya melakukan vaksinasi dosis pertama saja maka belum tentu aman dari penyebaran wabah virus yang menyerang sistem pernapasan tersebut. “Saya imbau masyarakat yang sudah divaksinasi dosis pertama dan sudah jatuh tempo tanggal vaksinasi dosis keduanya untuk segera ke Puskesmas dan posko vaksinasi terdekat, karena jika hanya vaksin satu dosis pertama belum aman karena harus dilanjutkan dosis kedua,” ucap Bupati Rafiq.

Diketahui, pelaksanaan vaksinasi massal Covid-19 di Kabupaten Karimun masih terus dilakukan untuk kategori 18 tahun ke atas, 12 sampai 17 tahun, usia 6 sampai 11 tahun dan lanjut usia (lansia). Karimun juga diketahui sudah mencapai 85 persen atau melampaui target untuk capaian vaksinasi Covid-19 dosis pertama.

Sebelumnya,  Mendagri Tito Karnavian minta agar daerah mengejar target vaksinasi di daerah masing-masing. Mendagri telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Dukungan Percepatan Vaksinasi dan Pembayaran Tenaga Kesehatan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2021. Surat bernomor 900/7120/SJ tersebut ditujukan kepada gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia. 

“Dalam rangka mendukung program nasional penanganan pandemi Covid-19 khususnya pemenuhan target vaksinasi dosis pertama sebesar 70% hingga akhir Desember 2021, Pemda agar mempercepat pencapaian target tersebut di daerah masing-masing,” ujar Mendagri sebagaimana dikutip dari SE yang dikeluarkan 16 Desember 2021 itu.

Untuk mencapai target tersebut, Mendagri mengimbau daerah mengoptimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2021 melalui sejumlah upaya. Di antaranya mengalokasikan anggaran untuk mendukung kegiatan operasional pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan pemantauan serta penanggulangan dampak kesehatan ikutan pasca vaksinasi. Selanjutnya melakukan distribusi, pengamanan, penyediaan tempat penyimpanan vaksin Covid-19 ke fasilitas kesehatan.










Chinese (Simplified) English German Indonesian